Seputar Rahasia Obat Kuat Oles Tahan Lama

Musuh utama yang sering dihadapi para pria di ranjang adalah ejakulasi dini dan disfungsi ereksi. Permasalahan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti gaya hidup dan konsumsi obat tertentu. Bagaimanapun juga, hal tersebut menyebabkan ketidakpercayaan diri seorang pria dan ketidakpuasan dalam berhubungan seksual.

Salah satu cara untuk mengatasi masalah ejakulasi dini dan disfungsi ereksi adalah dengan konsumsi obat kuat atau penambah stamina pria. Obat kuat telah digunakan luas oleh pria di seluruh dunia sejak ditemukannya senyawa sildenafil di tahun 1989. Obat kuat dapat digunakan dengan cara ditelan maupun dioleskan ke alat kelamin.

Baik obat kuat yang ditelan (obat kuat oral) maupun dioleskan telah digunakan oleh banyak pria. Masing-masing jenis memiliki kelebihan maupun kekurangan. Obat kuat oral umumnya bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah ke penis sehingga penis semakin kuat berereksi. Selain itu, obat kuat oral juga dapat berupa penambah stamina sehingga kuat tahan lama selama berhubungan seksual.

Obat kuat oles umumnya bekerja dengan cara membuat baal penis setelah dioleskan sehingga tidak akan mudah terangsang. Dengan demikian, pemakai akan terhindar dari ejakulasi dini. Selain itu, obat kuat oles tertentu dapat memperlebah pembuluh darah di daerah penis sehingga akan menekan ureter. Hasilnya adalah penis menjadi tidak mudah berejakulasi.

Obat kuat oles dapat dibagi menjadi dua berdasarkan kandungan zat aktif di dalamnya. Obat kuat oles yang mengandung bahan obat sintetik dan obat kuat oles yang mengandung bahan obat tradisional atau herbal. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

1. Obat kuat oles yang mengandung bahan obat sintetik

Zat aktif obat yang terkandung dalam obat kuat oles ini umumnya adalah benzokain atau lidokain. Kedua zat aktif ini termasuk golongan obat anastetik lokal yang digunakan secara topikal (dioleskan ke kulit). Kedua zat aktif ini “mematikan sementara” ujung reseptor saraf di kulit. Sebagai hasilnya, kulit akan terasa baal atau kebas.

Dengan menggunakan zat aktif ini diharapkan penis yang sudah berereksi tidak akan mudah terangsang untuk berejakulasi. Masalah ejakulasi dini pun dapat dihindari. Saat ini, benzokain juga ditambakan pada pelumas kondom agar mendapatkan efek yang sama saat menggunakan kondom.

2. Obat kuat oles yang mengandung bahan herbal

Aplikasi herbal sebagai obat kuat tahan lama alami sangatlah pesat. Obat herbal tidak hanya dapat diminum tetapi juga dioleskan ke alat kelamin. Beberapa tanaman yang dipercaya sebagai obat kuat antara lain Piperis albi, Uricaria gambir, Curcumae domesticae rhizoma, Jingiberis rhizoma, Alii sativa.

Obat kuat oles yang hanya mengandung bahan herbal dipercaya lebih aman dibanding obat kuat oles yang mengandung bahan obat sintetik. Meskipun demikian, perlu diperhatikan ada tidaknya alergi baik di pihak pria maupun sisi wanita. Bila timbul keluhan-keluhan seperti gatal, panas, atau teriritasi agar segera menghentikan pemakaian dan melaporkannya ke dokter.

Nah, pilihlah obat kuat oles sesuai dengan kondisi Anda serta pasangan. Obat kuat yang bagus akan membuat Anda tahan lama di atas ranjang.

Tulisan ini dipublikasikan di Blog Pasutri dan tag , , . Tandai permalink.